Mr Perfect & Mrs Messy

Ketika dua orang telah memutuskan untuk menikah, maka yang ada selanjutnya adalah satu. Satu keluarga. Satu kebahagiaan. Satu kesedihan. Satu kesempurnaan. Satu kekacauan. Semuanya tersaji dalam satu piring, piring rumah tangga.

Ada masanya di mana isi blog ini dituliskan hanya oleh satu orang. Dan sebagaimana sudah dibaca sebelumnya isinya adalah tentang pernikahan dan tetek bengeknya. Dari satu sisi.

Kini acara pernikahan itu telah usai. Dan seiring usainya acara satu sisi tadi telah melebur dengan satunya lagi. Dan dua sisi ini telah menjadi satu. Mr Perfect & Mrs Messy.

Mr Perfect & Mrs Messy

Why?

Saya memang perfeksionis. She knows it. I know it.

Pernyataan ini bisa dibuktikan dari urusan kecil hingga besar. Dari perkara ukuran potongan sayuran dan cara menyetrika hingga memilih tempat tinggal atau membeli meja untuk ruang tamu.

Sebagaimana layaknya perfeksionis lainnya, memilih bukanlah urusan mudah. Ada banyak pertimbangan, mungkin terlalu banyak sehingga sesuatu yang seharusnya mudah menjadi sulit. Banyaknya pertimbangan tadi jelas disebabkan banyaknya pemikiran dan berusaha memenuhi semua kepentingan dari segala pihak. Tipikal memang.

She chose to use Mrs Messy because she knows it. And I knew it as well.

Ada banyak hal, malah mungkin terlalu banyak, kekacauan yang diperbuat. Sebut saja lupa menutup jendela ketika rumah ditinggal untuk pergi ke kantor. Atau hal kecil seperti gosongnya kacang yang digoreng untuk dicampur dengan teri. She blame the pan though. :P

Kekacauan yang terjadi tidak selalu karena kecerobohan dan tidak teliti. Kadang memang ada unsur lain, pihak ketiga, yang menjadikan kekacauan menjadi sempurna. Malah, ada saat dimana pihak ketiga tadi adalah sisi pelengkap, si Mr Perfect.

Sebagian dari kami mungkin saja mirip atau bahkan sama. Seperti bentuk tulisan yang sama buruknya, atau wajah (yang ini kata orang sih). Tetapi kami juga berbeda di banyak hal lainnya. We are different, in many ways. And, this is our love and life. We complete each other.

Blog inilah yang akan menjadi wadah kami untuk bercerita. Cerita tentang rumah, ruang tamu, dapur dan isinya, perjalanan dan tujuannya, kekacauan dan kesempurnaannya. Ada banyak kebahagiaan yang akan kami bagi. Dan mungkin, ada kalanya kesedihan tersaji.

Selamat membaca dan semoga kami bisa menjadi inspirasi. Karena sebenarnya itulah keinginan kami.

God bless you. God bless us.

~Saiful